Harun Yahya
Assalamualaikum wr.wb
Ga tau nih kenapa saya pengen nulis ini, tapi mungkin kali aja orangnya baca hehehe
Jadi, maaf yaa kalau misal akmal sering bikin km malu didepan temen-temen, didepan guru-guru dan di depan kelas. Terus maaf juga suka ganggu waktu dulu tiap malem hehe, maaf juga jarang banyak ngerespon kalau km lagi ngomong, maaf juga yaaa udah kepedean buat suka sama km da soalnya saya mah ngerasa ga pantes :)
saya juga tau kok kalau ada orang yang ga suka kalau kita deket, dan sekarang-sekarang juga udah mulai kelihatan kalau km udah mulai ngejauh kaaaan :)
Jadi maaf yaa kalau saya pernah bikin km kesel, susah banget buat ngomong ini da kamunya sibuk sih hehehe
O ya, sekarang kalau lihat kamu itu tambah bahagia deh, soalnya km udah nunjukkin ke temen-temen km juga kalau km itu pinter :) saya doain yang terbaik deh buat km dan keluarga :) Goodluck yaaa ;)
Assalamualaikum wr.wb
Dikesempatan kali ini saya akan mengingatkan tentang konsep redoks, khususnya penyetaraan reaksi reduksi oksidasi dengan cara metoda setengah reaksi (ion-elektron)
Untuk pemanasan saya ingatkan dulu beberapa hal yaa :)
Biloks = besarnya muatan tiap unsur yang terlibat dalam persenyawaan
Aturannya:
1. Gol IA : +1, Gol IIA : +2, Gol IIIA: +3
2. Umumnya unsur O : -2 dan umumnya unsur H : +1 dan umumnya juga gol VIIA : -1
3. Unsur-unsur bebas biloksnya 0
a. Gol VIIIA
b. Unsur-unsur yang menyendiri
c. Unsur diatomik
d. Unsur poliatomik
4. Unsur S pada senyawa sulfida biloksnya -2
contoh: H2S
5. Unsur senyawa netral jumlah biloks unsurnya harus 0
6. Unsur ion jumlah biloks unsurnya sesuai jumlah muatan ionnya juga
Nah udah ingetkan konsep dasarnya hehehe, yuk masuk ke contoh soal penyetaraan redoks dengan metoda ion-elektron :)

Jawab:
- Langkah pertama: Tentukan unsur-unsur yang berubah biloks selain O dan H

Loh dari mana nih biloks MnO4- bisa +7?
penjelasannya:
karena MnO4- suatu senyawa ion yang muatannya -1, maka jumlah biloksnya HARUS -1 juga
MnO4- = Mn + O4
-1 = Mn + 4(-2)
-1 = Mn -8
Mn = +7
ngerti kaaaan :)

- Langkah kedua: Setarakan unsur-unsur yang berubah biloks

(Kebetulan disini unsur Mn sudah setara, jadi tidak perlu di setarakan)
- Langkah ketiga: Tambahkan sejumlah H2O pada ruas yang kekurangan atom O
(Bisa dilihat bahwa unsur O di ruas kanan lebih sedikit 2 daripada yang di ruas kiri maka dari itu kita tambahkan 2 H2O di sebelah kanan

- Langkah keempat: Setarakan kelebihan atom H dengan menambakan ion H+ pada ruas yang berlawanan
(Bisa dilihat bahwa ruas sebelah kiri kekurangan atom 4 atom H, maka dari itu tambahkan H+ pada ruas sebelah kiri)

- Langkah kelima: Setarakan jumlah muatan kedua ruas dengan menambahkan elektron ( e- )
Muatan sebelah kiri :
MnO4- + 4H+ = -1 + (+4) = -3
Muatan sebelah kanan :
MnO2(s) + 2H2O = 0 + 0 (karena bukan suatu senyawa ion)
Nah biar kedua ruas muatannya setara kita tambahin 3e- di ruas sebelah kiri

- Langkah berikutnya: Lakukan langkah ke-2, 3, 4, dan 5 pada reaksi oksidasi
- Langkah keenam: Jumlahkan kedua setengah reaksi (reaksi reduksi dan reaksi oksidasi)
(Sebelum dijumlahkan, kedua setengah reaksi ini harus disamakan dulu jumlah elektronnya)

(kok elektronnya ilang? Karena beda ruas dan jumlahnya sama maka bisa dicoret :) )
- Langkah ketujuh: Karena suasana basa, maka tidak boleh ada yang H+ , lenyapkan dengan penambahan OH- sejumlah H+ yang ada

Maka, 8H2O dikurangi 4H2O menjadi 4H2O
Jadi hasil penyetaraan reaksinya adalah….

Mungkin metode setengah reaksi (ion-elektron) ini sedikit agak menghabiskan baris di kertas yaa , tapi goodluck semoga bermanfaat CMIIW ^^
*nb: untuk suasana asam sama seperti mengerjakan di suasana basa hanya saja akhirnya menambahkan H+ bila ada OH- .
utk link file ms.wordnya bisa didownload di sini:
http://www.mediafire.com/?h3bcynk5c9un04k